April 19, 2012

JAKA TARUB DAN PENGGEMBALA KAMBING



Di suatu kampung, Jaka Tarub bertemu seorang gembala dengan kambing-kambingnya. Jaka pun bertanya.

"Pak, boleh nanya nih?"
"Oh, boleh, boleh."
"Kambing-kambing bapak sehat sekali. Bapak kasih makan apa?"
"Yang mana dulu nih? Yang hitam atau yang putih?
"Hm, yang hitam dulu deh."
"Oh, kalau yang hitam, saya kasih makan rumput basah."
"Gitu ya? Kalau yang putih?"
"Yang putih, rumput basah juga."

"Terus, kambing-kambing itu kuat berjalan berapa kilo, Pak?"
"Yang mana dulu nih? Yang hitam atau yang putih?
"Hm, yang hitam dulu deh."
"Oh, kalau yang hitam 4 km sehari."
"Gitu ya? Kalau yang putih?"
"Yang putih, 4 km juga."

Jaka mulai jengkel, tapi Ia terus bertanya.
"Tiap tahunnya kambing-kambing ini menghasilkan bulu berapa banyak, Pak?"
"Yang mana dulu nih? Yang hitam atau yang putih?
"Yang hitam dulu deh." sahut Jaka meski masih jengkel.
"Oh, kalau yang hitam sekitar 10 kg pertahun."
"Kalau yang putih?"
"Yang putih, 10 kg juga."

Akhirnya Jaka tidak dapat menahan marahnya.
"Bapak ini kenapa sih selalu ngebedain kambing-kambing ini? Padahal jawabannya sama saja!"
"Oh, gini, Dek. Soalnya yang hitam itu punya saya."
"Gitu ya, Pak? Maaf tadi saya rada marah. Lha kalau yang putih?"
"Yang putih, ya punya saya juga."

.........:D

March 17, 2012

Today, Everybody Must Have English!




Today, English is one of the most popular and widely used language worldwide. It is not only practiced by the native speakers such as American or Britisher but is also used as main and official language in many other countries. It can be enumerated here at least three advantages of having English proficiency as follows:

1.      Knowledge:
Nowadays, having English skill is such a big fun as we can get so many things in this world. We can find out all information and knowledge we need that other people can’t find. We can enjoy having unlimited access to all matters according our interest. We can easily get all types of knowledge we are interested in that relate to science, our religion, computers, business, health, sports, etc. Living in this globalization era is living in information age and most of this information is available in English. It is absolutely wrong that English is used by and useful for only general people who want to be specialized in general sciences like mathematic, medical, computer science and so on. English is everywhere used in all disciplines of knowledge including all sort of Islamic studies. Good tutorial textbooks, experts, internet resources and many more, all speak English and can provide the reader many things in detail. In short, English is the most widespread language in this planet.


November 04, 2011

Abu Nawas & Cincin yang Hilang...



Suatu ketika, Abu Nawas kehilangan cincinnya. Kemudian dia keluar rumah untuk mencarinya, di halaman depan, belakang, kebun, di sekeliling rumahnya namun tak menemukannya. Para tetangga yg melihatnya merasa kasihan dan ikut membantu mencari.

Karena lama mencari dan tak menemukan, tetangga bertanya "Memangnya cincin itu hilang dimana?". Abu Nawas menjawab "Cincin itu hilang di dalam rumah". Tetangganya kesal berkata "Bagaimana mungkin cincin yg hilang di dalam rumah kau cari di luar rumah?". Abu Nawas tersenyum menjawab "Begitulah kita, sering melihat sesuatu di luar kita padahal itu trdapat pada diri kita sendiri".

Hikmah:
Banyak orang mencari sesuatu tidak pada tempatnya.
Banyak orang suka melihat kesalahan org lain tapi buta pada keburukan dirinya.
Banyak orang hanya melihat pertolongan datang dari makhluk-makhluk di dunia padahal dia lupa semua datang dari Sang Penciptanya...

October 17, 2010

...Satu Pintaku...


Aku sudah besar

Kau sudah tak prnah memarahiku

Kau juga tak pernah melarang apa saja yg menjadi kreasi dan hobiku

Sudah skian lama kau seperti membebaskanku dlm memilih dan menjalani hidupku

Akhir Agustus tahun 2001

Kau hantarkan aku di stasiun kereta api Semarang

Brsama-sama untuk melepasku dan abangku

Tuk lanjutkan studi di ngri unik, Pakistan

Fikiran & perasaan yg sangat tak mengenakkan

Ktika tiba saatnya kereta Argobromo datang

Tanda bahwa ku harus sgera berpisah darimu yang seorang

Pelukanmu yang erat pertanda bhwa kau sayang padaku

Ciumanmu di keningku pertanda bhwa kau memang benar akan melepasku

Untuk beberapa lama

Aku sendiri tak tahu..

Akhirnya dunia memang sudah bnyak berubah

Saat itu kau masih ringan brjalan kesana kemari

Saat ini jalan kaki pun kau sudah brsusah payah

Saat itu kau sibuk dg mengajar sekolah di sana-sini

Saat ini kau hanya bisa duduk dalam menjalankan ritual Ilahi

Kau sudah tak brdaya lagi

Sering kalimat-kalimat yg menakutkan kami keluar dari mulutmu

Seolah-olah kau tlah mengikhlaskan segalanya

Namun,

Tenanglah...

Tunggulah...

Smoga sbentar lagi aku dapat menghiburmu lebih dekat

Aku berjanji, andai ku masih diberi umur panjang

Kan kuhibur dirimu selama mungkin

Slama detik waktu mengizinkan...

Aku hanya minta satu hal darimu,

...Ridhomu...

August 22, 2010

Doa Abu Nawas


Wahai Tuhanku... aku tidak layak menjadi ahli surga-Mu
Namun aku tidak pula sanggup menghadapi panasnya api neraka-Mu
Maka kumohon taubat dan ampunan atas dosa-dosaku
Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dosa-dosa besar ....

Dosa-dosaku bagai hamparan pasir di laut,
Maka terimalah tobatku wahai Zat Pemilik Keagungan
Umurku berkurang setiap hari, sementara dosa-dosaku sentiasa bertambah, apalah dayaku

Oh Tuhanku... hamba-Mu yang berlumur maksiat ini datang kepada-Mu memohon ampunan,
Jika Engkau mengampuniku maka memanglah Engkau adalah Pemilik Ampunan,
Tetapi jika Engkau menolakku maka kepada siapa lagi aku bisa berharap selain-Mu?...



Ilahi lastu lilfirdausi ahla, walaa aqwa 'alannaaril jahiimi
Fahabli taubatan waghfir dzunubi, fainnaka ghafirudz- dzanbil 'adzimi...

Dzunubi mitslu a'daadir- rimaali, fahabli taubatan ya Dzal Jalaali,
Wa 'umri naaqishun fi kulli yaumi, wa dzanbi zaaidun kaifahtimali...

Ilahi 'abdukal 'aashi ataaka, muqirran bi dzunubi wa qad da'aaka
Fain taghfir fa anta lidzaka ahlun, wain tadrud faman narju siwaaka...


June 08, 2010

...Pesan Hidup...


Edz...
Tulisan ini dikirim untukmu..
Oleh makhluk Tuhan yang perduli padamu..
Isinya hanya beberapa pesan yang mungkin berguna dalam hidupmu..

Ia hanya mengingatkanmu..
Bahwa kau itu manusia biasa..
Tak ada istimewanya..
Kesombongan dalam hidupmu sangatlah tak pantas..
Karena hanya kehinaan dan kelemahan yang mestinya bisa kau pamerkan..

Namun, setidaknya kau masih bisa bersyukur...
Kau memiliki orang tua yang mulia..
Mereka mengajarimu mengenal agama..

Tapi kau juga harus ingat..
Sgala kebaikan orang tuamu itu juga tak pantas membuatmu berbangga diri..
Orang tuamu adalah orang tuamu..
Dirimu adalah dirimu..
Kemuliaan mereka belum tentu membuatmu mulia..
Mereka suci dan luhur akhlaknya..
Belum tentu dirimu bisa menirunya..
Hidup mereka penuh perjuangan..
Belum tentu hidupmu mampu berjuangan sepertinya..

Siapa dan apa yang melahirkanmu hanyalah keberuntungan nasibmu..
Tapi tidak hakikat dirimu..
Yang akan sirna ditelan waktu..
Andai aku adalah debu kotor yang hina..
Akupun tak akan membutuhkanmu...

May 28, 2010

Barometer Kebaikan dan Ketaatan Manusia


‫Mensyukuri Nikmat Puji syukur kita haturkan ke hadirat Allah SWT yang masih memberi limpahan Rahmat dan Hidayah-Nya kepada kita semua. Sholawat serta salam juga kita sanjungkan ke junjungan Nabi Besar Muhammad SAW, yang telah menjadi suri tauladan bagi umat manusia.

Alangkah nikmatnya hidup kita ini, sampai hari ini kita masih dapat bernafas dan beribadah kepada Allah swt. Kita masih bisa menikmati manisnya gula, kita masih bisa menikmati sedapnya makanan. Kita masih bisa bercanda dan bersendau-gurau. Kita bisa melakukan apa saja dalam mengisi sisa hidup ini. Dan memang semakin kita menghitung nikmat ini, rasanya semakin kita tidak dapat merinci dan membalasnya.


“Dan jika kamu menghitung nikmat Allah nescaya tidak dapat menghitungnya. Sesungguhnya Tuhan itu Maha Pengampun dan Maha Penyayang”(al-Nahl: 18)
Itu kalau kita dapat melihat secara positif segala karunia yang ada dalam dunia ini, sekecil apapun dan sebesar apapun tentu kita dapat mensyukurinya. Namun sebaliknya, jika manusia melihat dengan sikap negatif, sebesar apapun kenikmatan dan kemewahan yang dimilikinya, bisa jadi terasa akan sangat kurang. Sama-sama memakan nasi putih, belum tentu seseorang bersyukur dan menikmatinya seperti orang lain mensyukurinya. Di situlah letak kontrol hati dan jiwa kita sehingga seseorang dapat sadar bahwa nikmat itu adalah karunia Ilahi yang perlu disyukuri dan dipergunakan sebaik-baiknya.

May 18, 2010

The Saddest Moments in Life Won’t be Forgotten...



In exam, when you study hard and you get low marks…
In home, when your parents shout at your face for some mistakes…
In friendship, when your best friend dies without anyone tells you…
In relationship, when you devote everything you have, but your honey leaves you for another one…
In war, when your beloved one leaves you for a war and promises to come back in victory, but he doesn’t return except only his name…
In life, when you don’t know what is the purpose of this life…